CIGUDEG, BOGOR** — Fajar Hayatul Muttaqien, S.IP, seorang guru yang aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, mencalonkan diri sebagai **Kandidat Calon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg**.

Pencalonan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Fajar untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat sekaligus mengambil peran dalam mendorong pembangunan Desa Banyuwangi yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Fajar bukan sosok baru dalam aktivitas organisasi dan kemasyarakatan. Ia memiliki pengalaman di sejumlah organisasi, baik di tingkat desa maupun Kecamatan Cigudeg dan Bogor Raya. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memahami dinamika masyarakat, membangun komunikasi lintas kelompok, serta menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Beberapa pengalaman organisasi yang pernah diemban Fajar Hayatul Muttaqien, S.IP, antara lain:

Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Cigudeg periode 2023–2025**
Ketua Karang Taruna Desa Banyuwangi periode 2021–2023**
-Ketua Umum Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI) Kecamatan Cigudeg**
Wakil Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Bogor Raya**

Selain aktif dalam organisasi, Fajar saat ini berprofesi sebagai **guru**. Latar belakang di dunia pendidikan tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam melihat pentingnya pembangunan sumber daya manusia serta keterlibatan generasi muda dalam kemajuan desa.

Membawa Semangat Pengabdian**

Dalam pencalonannya sebagai BPD Desa Banyuwangi, Fajar membawa semangat untuk terus mengabdi dan berkontribusi bagi masyarakat. Menurutnya, BPD memiliki posisi penting dalam menampung dan menyuarakan aspirasi masyarakat serta menjadi bagian dari proses pembangunan desa.

> **“Saya mencalonkan diri sebagai BPD bukan sekadar untuk mendapatkan sebuah posisi, tetapi sebagai bentuk ikhtiar untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman saya di berbagai organisasi menjadi pembelajaran untuk memahami bagaimana mendengar aspirasi, membangun komunikasi, dan bekerja bersama masyarakat.”**

Ia menambahkan bahwa masyarakat merupakan bagian penting dalam setiap proses pembangunan desa. Karena itu, menurutnya, komunikasi dan keterbukaan antara masyarakat dengan lembaga desa perlu terus diperkuat.

> **“Saya ingin hadir sebagai bagian dari masyarakat, mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga, kemudian bersama-sama mencari solusi terbaik sesuai dengan tugas dan kewenangan BPD. Bagi saya, amanah adalah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.”**

Dengan pengalaman sebagai **guru, mantan Ketua Karang Taruna Desa Banyuwangi, pengurus KNPI Kecamatan Cigudeg, Ketua Umum PERISAI Kecamatan Cigudeg, serta pengurus SEMMI Cabang Bogor Raya**, Fajar Hayatul Muttaqien, S.IP, berharap dapat memberikan warna dan kontribusi positif dalam menjalankan fungsi BPD apabila diberikan kepercayaan oleh masyarakat.Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Banyuwangi untuk menjaga persatuan, kedamaian, dan kekeluargaan selama proses pemilihan berlangsung.

Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah, yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan dan bersama-sama membangun Desa Banyuwangi. Kontestasi boleh berbeda pilihan, tetapi persaudaraan dan kepentingan masyarakat harus tetap menjadi yang utama.”**

Pencalonan Fajar Hayatul Muttaqien, S.IP, sebagai Kandidat Calon BPD Desa Banyuwangi diharapkan menjadi bagian dari proses regenerasi dan penguatan partisipasi masyarakat dalam kehidupan pemerintahan serta pembangunan Desa.Banyuwangi
Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor

Mengabdi, Mendengar Aspirasi, dan Bersama Membangun Desa.”**