PLN Luncurkan Program Budidaya Ikan Nila Bioflok di Desa Situ Udik untuk Tingkatkan Ekonomi Warga
BOGOR – PT PLN (Persero) meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa Budidaya Ikan Nila Berbasis Bioflok di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Senin (22/6/2026).
Kegiatan launching yang berlangsung di LPK Bina Sejahtera, Kampung Gunung Handeuleum RT 01 RW 07, Desa Situ Udik tersebut merupakan hasil kerja sama antara PT PLN dengan Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan (Poklasar) Bina Sejahtera sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan yang berkelanjutan.
Program budidaya ikan nila berbasis bioflok dipilih karena dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan. Teknologi bioflok memungkinkan budidaya ikan dengan penggunaan air yang lebih hemat, kapasitas tebar yang tinggi, serta mampu memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah pakan menjadi sumber nutrisi tambahan bagi ikan.
Ketua Poklasar Bina Sejahtera, Tati Ucu Halawati, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT PLN melalui program TJSL tersebut.
“Kami berharap program TJSL dari PLN ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi anggota kelompok maupun masyarakat Desa Situ Udik secara luas. Semoga program ini menjadi peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Melalui program ini, masyarakat diharapkan memiliki alternatif usaha produktif di bidang perikanan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan warga, budidaya ikan nila bioflok juga diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan lokal serta mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan di wilayah Kecamatan Cibungbulang.
Acara launching dihadiri oleh perwakilan PT PLN (Persero), Pemerintah Desa Situ Udik, pengurus dan anggota Poklasar Bina Sejahtera, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dengan dimulainya program ini, PLN menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui program TJSL yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga.
Red.m tole









Tinggalkan Balasan